Selasa, 29 November 2011

PERALATAN TIK YANG DIGUNAKAN PADA SEA GAMES KE-26

Teknologi memang sangat diperlukan, selain untuk kehidupan juga bisa digunakan dalam acara-acara penting yang saat ini akan digelar oleh Indonesia, SEA Games XXVI. Salah satunya adalah teknologi pencatatan waktu dalam olahraga.

Berkaitan dengan penggunaan teknologi pencatatan waktu untuk SEA Games, Panita Pelaksana SEA Games XXVI Indonesia (InaSOC) menguji kemampuan pemenang tender teknologi informatika yaitu PT Maxxima, dalam mengoperasikan sistem pencatatan waktu dan skor pada beberapa venues.

Teknologi ini diharapkan bisa digunakan secara optimal untuk mendukung penyelenggaraan SEA Games XXVI yang diadakan di Palembang, Sumatera Selatan dan Jakarta. Agar menggambarkan hasil pertandingan secara “real time” jadi tidak ada kesalahan dalam pencatatan waktu saat pertandingan.

SEA Games XXVI akan diadakan mulai 11 November sampai dengan 22 November. Dengan bantuan teknologi perhitungan waktu yang akurat, semoga pertandingan yang jujur dan system kompetisi yang menarik bisa kita saksikan.


sumber: http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2011/10/28/teknologi-pencatat-waktu-untuk-sea-games-xxvi/

Selasa, 08 November 2011

AMT 2011

Pada hari Jumat, 28 Oktober yang lalu, saya dan teman-teman pergi ke Sukabumi untuk acara AMT atau Achievement Motivation Training selama 2 hari. Sebelumnya, pada hari Kamis, 27 Oktober kami telah mengikuti Tes Diagnostik untuk penempatan kelas PM. Kami berangkat dari sekolah, pukul 7 pagi dan sampai di Sukabumi sekitar pukul 10 menggunakan bus. Sesampainya di Hotel, kami langsung menuju ruang makan, untuk sarapan dan mengambil kunci kamar. Setelah itu kami menaruh barang – barang bawaan kami di kamar dan langsung menuju aula untuk materi pertama, yaitu Super Great Memory. Dalam materi tersebut, kami diajarkan cara menghafal mata pelajaran yang mudah dan cepat. Selain itu, kami juga diajarkan dan mencoba untuk membuat mind-mapping untuk mempermudah belajar. Hasil mind mapping kami, dipajang dan dinilai guru-guru.

Materi Super Great Memory selesai pada pukul 12 siang. Lalu kami beristirahat, solat, dan makan. Sekitar pukul setengah 2 siang, kami memulai materi kedua yang diisi oleh Dik Doank. Setelah itu kami balik ke kamar untuk solat ashar sebelum memulai materi ketiga dan keempat tentang sugesti. Pukul 10 malam, kita tidur malam di kamar masing-masing. Keesokan paginya, kami diberi waktu bebas untuk berolahraga, bermain, mandi, dan sebagainya sampai pukul 9 pagi. Setelah itu kami berkumpul kembali di aula untuk mengikuti materi tentang Proposal Hidup. Sekitar pukul 11 lewat, kami pulang kembali ke Jakarta dan sampai di SMP Labschool Jakarta pukul 15.00

Selasa, 10 Mei 2011

RANGKUMAN PHOTOSHOP JAM KE-1

MENGENAL & MEMBUAT SELEKSI

SHEILA OKLIA 8D-38

Rectangular Marquee Tool

- Buka File

- Pilih Rectangular Marquee tool

- Klik dan drag untuk membuat seleksi berbentuk kotak

- Untuk mengubah ukuran seleksi atau posisinya klik select > Transform Selection.

- Gunakan 8 control point untuk menyesuaikan ukuran dan posisi seleksi, tekan enter bila telah selesai

- Untuk membalik seleksi klik Select> Inverse

- Klik tombol set to default color photoshop. Kini foreground hitam sedangkan background color putih

- Tekan delete pada keyboard. Bagian gambar yang di seleksi kini dihapus dan warnanya menjadi putih karena background color telah do set dengan warna tersebut pada langkah sebelumnya

- Untuk menghilangkan seleksi klik Select > Deselect

Eliptical Marquee Tool

- Buka File

- Aktifkan elliptical Marquee Tool

- Klik dan drag untuk membuat seleksi berbentuk lingkaran. Gunakan select > Transform Selection bila diperlukan

- Setelah menyeleksim kembali ke move tool

- Bila anda menarik gambar yang terseleksi maka gambar tersebut akan ‘terpotong’

- Undo pemotongan gambar sambil menekan alt pada keyboard ulangi menarik gambar terseleksi. Bila dilakukan dengan benar maka gambar tsb akan dibuat duplikatnya

- Selama seleksi masih aktif, anda dapat memindahkan posisi gambar. Sedangkan untuk mengubah ukuran atau membutar gambar klik edit > Free Transform

- Tekan Enter bila telah selesai

Polygonal Lasso Tool

- Buka File

- Pilih Polygonal Lasso Tool dari toolbar

- Zoom gambar agar prosesnya lebih mudah

- Dengan menggunakan Polygonal lasso tool, klik pada ujung gambar untuk pembuatan seleksi

- Setgelah titik pertama, anda akan melihat bahwa pointer polygonal lasso tool diikuti oleh semacam garis

- Lanjutkan pembuatan titik seleksi hingga seluruh gambar selesai di seleksi

- Gunakan Move tool untuk menyalin gambar yang telah diseleksi

- Dengan seleksi masih aktif, kik menu Edit > Free transform

- Posisikan pointer mouse sedikit jauh dari control point, ketika bentuk pointer berubah menjadi tanda rotasi, klik dan drag untuk memutar gambar

- Tekan enter bila telah selesai

Magnetic Lasso Tool

- Buka File

- Aktifkan Magnetic Lasso Tool

- Klik pada gambar untuk membuat titik awal seleksi selanjutnya geser pointer mouse hingga kembali ke titik awal seleksi.

- Selesai menyeleksi, gunakkan burn tool untuk menggelapkan gambar. Perhatikan bahwa latar belakang tidak terpengaruh efek penggunaan burn tool

- Anda dapat menyimpan seleksi yang anda buat untuk digunakan kembali dilain waktu. Caranya klik select > save selection

- Berinama seleksi cobaq ddalam kotak isian name. Klik OK lalu hilangkan seleksi

- Agar seleksi yang disimpan ini dapat digvunakan kembali dilain waktu simpan dalam forat PSD . Klik File > safe dan [astikan memilih format PSD

- Untuk membuka kembal seleksi yang tgelah disimpan klik Select > Load Selectgion dan pilih coba1 dalam kmotak pilihan channel

- Klik OK dan seleksi akan tampil kembali dalam gambar

Magic Wand Tool

- Buka File

- Aktifkan Magic Wand Tool dari toolbar

- Klik pada latar belakang yang berada di sebelah kanan. Seleksi akan dibuat berdasarkan warna yang senada dan berkelanjutan

- Sekarang coba matikan pilihan contigous darii option bar, dan ulangi membuat seleksi dengan magic wand tool

- Coba mneyeleksi bagian lain. Anda akan menemukan masalah baru yaitu setiap anda membuat seleksi baru maka seleksi sebelumnya akan hilang. Untuk mengatasi masalh tesebut aktifkkan opsi Add to selection

- Hilangkan seleksi yang tidak pada tempatnya

- Aktifkan polygonal lasso dan pastikan memilih opsi subtrack ftom selection dari option bar

- Gunakkan Polygonal lasso untuk menyeleksi area seleksi yang tidak diperlukan

- Ulangi proses pengurangan seleksi hingga semua seleksi yang tidak dibutuhkan menghilang

Quick Selection Tool

- Buka file

- Aktifkan Quick Selection tool

- Sesuaikan ukuran brush dengan kebutuhan

- Untuk mengurangi seleksi aktifkan opsi subtract from selection dari option bar

- Klik dan drag gambar untuk membua selesai. Ulangi langkah hingga proses seleksi selesai

- Klik tombol refine edge untuk menampilkan kotak dialognya

- Nama dari setiap setting telah menjelaskan fungsinya sendiri. Misalkan untuk membuat pinggiran seleksi menjadi lebih halus, atau untuk mengatur ulang ukuran seleksi

Color Range

- Buka File

- Rencananya anda akan mengganti warna background menjadi warna lain. Untuk itu warna latar belakang perlu diseleksi terlebih dahulu

- Klik Select > Color Range. Ketika kotak dialog Color Range aktif, pointer mouse otomatis berubah menjadi EyeDrooper Tool Klik pada warna

- Geser slider Fuzziness ke kanan hingga kotak preview dibawahnya menunjukkan siluet objek foto 9warna putih berarti area yang di seleksi)

- Klik OK

- Terdapat seleksi yang tidak pada tempatnya. Kurangi seleksi menggunakan Polygonal Lasso

- Setelah perbaikan seleksi, tekan Ctrl+U

- Dalam kotak dialog Hue/Saturation yang tampil atur agar bagian gambar yang diseleksi berubah warnanya

- Klik OK

Quick mask Mode

- Buka File

- Klik Edit In Quick Mask Mode untuk beralih ke mode tampilan Quick Mask

- Klik tombol Default color, lalu klik tombol Reverse hingga foreground berwarna putih, background berwarna hitam

- Tekan Ctrl+Del maka seluruh permukaaan gambar akan ditutupi oleh warna hitam (karena berada dalam mode quick mask, warna hitam ditampilkan berupa warna merah transparan)

- Aktifkan Brush Tool

- Pada option bar pilih jenis brush

- Pada option bar pilih jenis brush Soft round 45 px, Mode Normal dan pastikan nilai Opacity serta flow : 100%

- Dengan menggunakan Brush tool, mulai membuat sweleksi pada rambut

- Bila diperhatikan dengan seksama seleksi yang dibuat dengan brush tool terlihat sedikit keluar dari area rambut. Untuk memperbaikinya, balik warna background dan foreground sehingga sekarang warna foreground menjadi hitam

- Naikkan hardness sehingga pinggiran brushtool menjadi lebih solid

- Gunakkan kembali Brush Tool untuk menghapus seleksi yang keluar dari bagian rambut

- Lanjutkan membuat seleksi

- Naikkan nilai Hardness:100% agar pinggiran seleksi menjadi solid. Sesuaikan ukuran brush dengan kebutuhan anda untuk sudut gambar yang sempit, perkecil ukurannya

- Untuk melihat hasil seleksi klik tombol Edit in normal mode.

- Bila ingin memperbaiki seleksi klik kembali tombol Edit in Quick Mask mode

RANGKUMAN PHOTOSHOP JAM KE-3

Koreksi Foto Secara Manual

Crop Tool

- Buka File

- Aktifkan Crop Tool yang digabung ke dalam Slice Tool

- Klik tahan lalu tarik untuk membuat seleksi dengan menggunakan 8 control point tampil

- Tekan Enter untuk memotong gambar atau cropping

Healing Brush Tool

- Buka File

- Aktifkan Healing brush tool

- Atur ukuran healing brush tool dari option bar

- Perkecil nilai Hardness untuk menghaluskan pinggirang brush

- Untuk menggunakan Healing Brush tool, tentukan titik sample terlebih dahulu (area gambar yang akan digunaan untuk menutupi noda) tahan Alt, lalu klik pada gambar

- Klik drag pada area gambar yang ingin diperbaiki

- Ulangi proses ini hingga noda pada pakaian hilang

Spot Healing Brush Tool

- Buka File

- Aktifkan Spot Healing Brush Tool yang berletak dalam group yang sama dengan Healing Brush Tool

- Setting untuk spot healing brush ini kurang sama sepertti healing Brush Tool

- Pastikan memilih Proximity Match

Patch tool & Red Eye tool

- Buka File

- Aktifkan Patch Tool

- Perhatikan bahwa opsi source aktif

- Buat seleksi pada bagian wajah yang ingin ditambal. Kemudian tarik seleksi tersebut menuju ke bagian wajah yangn lain

- Secara otomatis bagian yang ingin ditambal akan digantikan kulit wajah yang lain

- Tekan clrl+D untuk menghilangkan seleksi

- Untuk memperbaiki efek mata merah atau red eye, aktifkan Red Eye Tool

- Pada option bar, tentukan besar presentase ukuran pupil mata yang akan diperbaiki melalui kotak isian Pupil Size. Untuk tingkat kegelapan warna pupil setelah perbaikan dapat anda atur dlm Darken Amount

- Klik pada pupil mata untuk memperbaiki efek mata merah pada gambar. Bila dilakukan dengan benar, warna mata akan berubah menjadi hitam

Clone Stamp Tool & Clone Source

- Buka File

- Aktifkan Clone Stamp dan pastikan memilih Blending Mode Normal, Opacity 100% dan Sample: Current Layer

- Tentukan titik sample dengan Alt+Klik pada gambar angsa

- Selanjutnya klik dan drag disebelah gambar angsa untuk membuat clone dari gambar angsa

- Tampilkan Panel Clone Source melalui window>Clone Source

- Dalam panel Clone Source anda dpt menyimpan hingga lima titik sample. Titik sample yang anda baru saja buat secara otomatis tersimpan pada clone source yang pertama

- Klik tombol Clone Source yang kedua, ulangi mengambil titik sample pada gambar

- Perkecil nilai Width dan Height sebanyak 50% Bila anda ingin memutar gambar clone, anda bisa mengisi nilainya pada kotak isian rotate

- Klik drag pada jendela dokumen untuk membuat clobe gambar angsa

Sharpen & Blur Tool

- Buka File

- Aktifkan Sharpen tool

- Klik dan drag pada jendela dokumen menggunakan sharpen tool

- Aktifkan Blur Tool dengan cara yang sama seperti mengaktifkan Sharpen Tool

- Klik dan drag pada latar belakang gambar untuk mengaburkan bagian gambar tersebut

Dodge, Burn & Sponge Tool

- Buka File

- Aktifkan Dodge Tool

- Pada option bar tentukan hardness brush sesuai kebutuhan

- Untuk Range, pilih Midtones dan exposure:50%

- Gunakan Dodge tool pada area gambar yang telah diberi kotak putus-putus

- Aktifkan Sponge tool

- Pastikan memilih opsi saturate sama sepertiexposure semakn besar nilai flow maka efek sponge tool pada gambar akan semakin kuat

- Pergunakan Sponge tool untuk menaikan saturasi warna pada bagian gambar yang diberi tganda kotak.

- Aktifkan Burn Tool

Color Replacement

- Buka File

- Aktifkan Color Replacement Tool

- Mengubah Blending mode tool berpengaruh pada efek pergantian warna pada gambar

- Limits tolerance menentikan sensitifitas tool ini terhadap warna yang senada

- Smeakin besar, maka tool ini akan menjadi semakin sensitive

- Tampilkan panel Swatches lalu pilih warna yang diinginkan

- Klik dan drag pada gambar pintu untuk mulai mengbganti warnanya hingga selesai

RANGKUMAN PHOTOSHOP JAM KE-2

RANGKUMAN PHOTOSHOP JAM KE-2

Modifikasi Warna & Pencahayaan Foto

Auto Correction

- Buka File

- Untuk mengoreksi warna secara otopatis, klik Image > Auto Color.

- Untuk memperbaiki Kontras gambar secara otomatis klik Image >> Auto contrast

- Pada photoshop CS4 terdapat fitur koreksi otomatis baru yang bernama Auto Tone yang berguna mengoreksi tonal warna pada foto

- Untuk membuka Auto Tone klik Image > Auto Rone

Histogram & Levels

- Buka file

- Klik Image > Adjustment > Levels untuk menampilkan kotak dialog levels.

- Grafik yang berwarna hitam yang berada di tengah kotak dialog Levels inilah yang disebut sebagai Histogram

- Menggeser slider shadows ke kanan akan membuat area warna gelap pada gambar menjadi semakin gelap. Sedangkan slider Highlights ke kiri sebaliknya

- Geser slider midtones ke kanan untuk mengubah warna warna tengah (midtones) menjadi semakin gelap. Geser ke kiri untuk sebaliknya

- Pilih preset dalam kotak dialog levels untuk mengubah nilai histogram secara praktis

- Klik OK bila telah selesai. Seharusnya gambvar terlihat lebih terang

Curves

- Buka File

- Klik Image > Adjustment > Curves untuk menampilkan kotak dialog curves

- Klik tombol auto untuk menerapkan perintah AutoCurves pada gambar kucing

- Bila hasil kurang memuaskan, ubah bentuk garis kurva dengan cara klik dan drag hingga mendapat pencahayaan dan kecerahan warna yang diinginkan

- Untuk mengembalikan gambar ke konsisi semula, tahan Alt lalu klik tombol Reset yang tadinya merupakan tombol Cancel

- Klik tombol On Screen Adjustment untuk mengubah bentuk garis kurva dengan cara klik dan drag langsung pada gambar

- Reset kembali gambar bila diperlukan

- Cara paling mudah menggunakann Curves adalah dengan memilih salah satu preset yang telah disediakan

- Klik OK untuk menerapkan perintah Curves

Brightness / Contrast

- Buka file

- Klik Image > Adjustment > Brightness/Contrast

- Semakin besar nilai Brightness/contrast maka gambafr menjadi lebih terang/cerah. Sedangkan sebaliknya, gambar akan menjadi kusam / gelap

- Klik OK bila telah selesai

Shadows/Highlights

- Buka File

- Klik image > Adjustment > Shadows/Highlights

- Secara default nilai shadows akan dinaikan sebanyak 50%

- Bila nilai Highlights dinaikkan maka latar belakang akan dibuat menjadi lebih gelap

- Klik OK bila sudah selesai

- Bila mnemukan masalah yahng lebih kompleks tampilkan kembali kotak dialog Shadows/Highlights klik Show More Options

Exposure

- Buka File

- Klik Image.Adjustment>exposure

- PErintah Exporsure berfungsi untuk mensimulasikan setting exposure pada kamera sehingga ketika anda menaikkan nilai exposure maka foto akan bertambah terang karena semakin banyak cahaya yang ditangkap kamera

- Jika nilai exposure diturunkan maka foto akan bertambah gelap

- Bila diperlukkan, anda juka dapat menyesuaikan nilai Offset dan Gamma Corection

- Klik OK

Hue/Saturations

- Buka File

- Klik Image > Adjustment > Hue/Saturation

- Ubah nilai Hue dengan menarik slidernya kekiri atau kekanan sehingga warna pada foto akan berubah bila channel yang terpilih merupakan chanel master

- Untuk mengubah hanya elemen warna tertentu, pilih channel yang diinginkan lalu ubah nilai hue

- Bila saturation dinaikkan maka warna warna pada foto tersebut menjadi semakin kaya. Turunkan Saturation untuk efek sebaliknya

- Semaikin besar nilai Lightness, gambar akan terlihat semakin putih. Perkecil nilainya untuk sebaliknya

- Untuk mengubah nuansa warna pada keseluruhan foto, tandai opsi colorize terlebi9h dahulu. Kemudian pilih warna yang diinginkan menggunakan slider hue dan saturation

- Anda dapat memilih penyesuaian warna foto menggunakan kotak pilihan preset yang telah disediakan

- Klik OK

Color Balance

- Buka File

- Klik Image > Adjustment > Color balance

- Anda cukup menggeser slider menuju ke warna yang diinginkan

- Dengan cara yang sama, anda dapat membuatw arna lain menjadi lebih dominant

- PAda bagian Tone Balance tentukan area warna gambar yang ingin diubah keseimbangan warnanya, Secara default are warna yang terpilih adalah midtones

- Klik OK

Match Color

- Buka File

- Rencanananya anda akan mebngubah nuansa warna gambar agar mengikutin warna gambar yang lain

- Aktifkan jendela gambar pertama

- Klik Image > Adjustment > Match Color

- Dalam kotak Match Color pilih gambar kedua

- Pada kotak pilihan layer dibawahnya anda dapat memilih layer yang akan dijadikan acuuan. Secara default layer background yang terpilih

- Bila efek terlihat berlebihan aktifkan Neutralize atau menaikkan nilai Fade hingga tampilan sesuai dnegan keinginan anda

- Di atas slider fade terdapat slider Color Intensity yang berfungsi mirip dengan Saturation pada kotak dialog Hue/Saturation

- Sedangkan slider Luminance berfungsiu untuk mengatur tingkat kecerahan gambar sewajktu penerapan Match Color

- Klik OK

Black & White

- Buka File

- Klik Image > Adjustment > Black&white

- Ketika kotak Black&White tampil, gambar langsung berubah menjadi hitam putih

- Bagi anda yang kuirang yakind engan insting seniman klik tombol Auto untuk mengfatur setting black&White scr otomatis

- Bila hasil penggunakan tombol auto dirawa belum memuaskan pilih saja salah satu preset dari kotak pilihan yang tersedia

- Klik OK